Polres Berau – Polres Berau terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan sosialisasi pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan penerapan konsep Penta Helix bagi Kelompok Tani Bangun Makmur, Kecamatan Sambaliung. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan Industrialisasi Farming Kampung Bangun dan melibatkan berbagai unsur pemerintah, perbankan, akademisi, serta kelompok tani.
Kegiatan dihadiri oleh Wakapolres Berau Kompol Noor Dhianto, S.H., Kabag SDM Polres Berau Kompol Herman, S.Pd.I., M.H., Kasat Samapta Polres Berau Iptu Leo Rifanto, perwakilan Kementerian Pertanian Kabupaten Berau, pihak Bank BRI Unit Sungai Kelay, personel Polres Berau, mahasiswa STIPER Berau, serta anggota Kelompok Tani Bangun Makmur.
Dalam sambutannya, Wakapolres Berau Kompol Noor Dhianto menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. “Kami berharap Kabupaten Berau dapat menjadi contoh sinergi dan kebersamaan antara instansi pemerintah, kepolisian, sektor perbankan, akademisi, dan kelompok tani dalam membangun ketahanan pangan yang kuat dan berdaya saing,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Unit Bank BRI Sungai Kelay, Elisabet, menjelaskan berbagai kemudahan yang dapat dimanfaatkan kelompok tani melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Menurutnya, sektor perbankan siap memberikan dukungan pembiayaan kepada para petani guna meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usaha pertanian. “Kami hadir untuk memberikan pemahaman sekaligus membantu kelompok tani yang ingin mengakses pembiayaan melalui KUR agar usaha pertanian dapat berkembang lebih baik,” katanya.
Perwakilan Kementerian Pertanian Kabupaten Berau, Eko Sulistiono, juga memberikan materi terkait pengelolaan pertanian, khususnya budidaya jagung. Ia menjelaskan pentingnya memperhatikan kondisi dan karakteristik tanah guna memperoleh hasil panen yang optimal. Selain itu, pihaknya siap melakukan pendampingan dan monitoring apabila terdapat kendala yang dihadapi para petani di lapangan.
Kegiatan ini juga menjadi wadah penguatan konsep Penta Helix yang mengedepankan kolaborasi antara lima unsur utama, yakni pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media. Melalui pendekatan tersebut, setiap unsur memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan program pembangunan, termasuk penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Berau.
Kabag SDM Polres Berau Kompol Herman menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kami ingin membangun kolaborasi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan agar program ketahanan pangan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani,” ujarnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antara Polres Berau, instansi terkait, sektor perbankan, akademisi, dan kelompok tani dalam mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh dan berkelanjutan di Bumi Batiwakkal. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai.
Humas Polres Berau






