Polres Berau – Masyarakat Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, kembali menggelar tradisi Mandi Safar atau Mandi Tolak Bala sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus ungkapan doa memohon keselamatan dan keberkahan.
Kapolsek Pulau Derawan AKP Iwan Purwanto mengatakan, tradisi tersebut diikuti masyarakat Suku Bajau bersama warga dari berbagai suku yang tinggal di Kampung Tanjung Batu. Kegiatan berlangsung di kawasan Safa Gusungan, perairan Tanjung Batu.
“Tradisi Mandi Safar merupakan warisan budaya yang terus dijaga masyarakat. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat antusiasme dari warga,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa tolak bala di Masjid Baitussalam yang dipimpin Imam Syarifuddin. Setelah itu, masyarakat berangkat menuju Safa Gusungan menggunakan kapal dan speedboat.
Sesampainya di lokasi, doa tolak bala kembali dipanjatkan yang dipimpin H. Sarandi, sebelum seluruh peserta mengikuti prosesi mandi bersama di perairan sebagai bagian dari tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
AKP Iwan Purwanto menjelaskan, Mandi Safar merupakan tradisi tahunan masyarakat Suku Bajau yang dilaksanakan setiap bulan Safar. Selain menjadi bagian dari kearifan lokal, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan serta menjaga nilai-nilai budaya yang tetap hidup di tengah masyarakat.
Humas Polres Berau






