Empat Hotspot Terdeteksi, Polsek Teluk Bayur Verifikasi Titik Api di Wilayah Long Lanuk

  • Whatsapp

Polres Berau – Personel Polsek Teluk Bayur melakukan verifikasi terhadap sejumlah titik panas (hotspot) yang terdeteksi melalui aplikasi Lembuswana. Dari hasil pengecekan lapangan, petugas menemukan adanya lokasi lahan yang terbakar.

Sebanyak empat hotspot terdeteksi dengan tingkat kepercayaan antara 77 hingga 85 persen. Dua titik masuk kategori high dan dua lainnya kategori medium, dengan hasil verifikasi menunjukkan adanya titik api di kawasan lahan.

Kapolsek Teluk Bayur AKP Budi Witikno mengatakan, personel Pos Pol Labanan langsung melakukan pengecekan setelah menerima informasi mengenai kemunculan hotspot.

“Setelah mendapatkan informasi mengenai titik hotspot, personel langsung melakukan pengecekan ke lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya. Dari hasil verifikasi ditemukan lokasi lahan yang terbakar,” ujar Budi.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, titik yang semula teridentifikasi dalam data sebagai wilayah Labanan Makarti ternyata berada di wilayah Kampung Long Lanuk, Kecamatan Sambaliung.

Area lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar satu hektare. Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Teluk Bayur mengerahkan 10 personel dan didukung enam personel Disdamkar, dengan Bhabinkamtibmas menggunakan kendaraan roda dua untuk menjangkau lokasi.

Budi menegaskan, verifikasi hotspot menjadi bagian penting dalam upaya deteksi dini agar keberadaan titik api dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.

“Kami terus melakukan pemantauan dan verifikasi terhadap informasi hotspot. Setiap titik yang terdeteksi perlu dicek langsung agar dapat diketahui apakah benar terdapat kebakaran dan segera dilakukan langkah penanganan,” jelasnya.

Selain melakukan pengecekan, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat diminta turut berperan dalam mencegah terjadinya Karhutla yang dapat mencemari lingkungan dan menimbulkan gangguan kesehatan akibat asap.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan api saat membuka lahan. Jika menemukan titik api atau melihat aktivitas pembakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sebelum meluas,” tegas Budi.

Hasil kegiatan menunjukkan situasi di lokasi dalam keadaan aman dan kondusif. Polsek Teluk Bayur bersama instansi terkait terus meningkatkan pemantauan terhadap potensi Karhutla, terutama di tengah kondisi cuaca yang kering.

Humas Polres Berau

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *