Div TIK Polri Survei Sarpras Komunikasi Wilayah Perbatasan di Polres Berau

  • Whatsapp

Polres Berau – Dalam rangka penguatan jaringan komunikasi di wilayah perbatasan dan pulau terluar, Divisi TIK Polri melaksanakan survei sarana dan prasarana komunikasi di wilayah hukum Polres Berau, Polda Kalimantan Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung kelancaran tugas kepolisian, khususnya di daerah dengan keterbatasan akses jaringan komunikasi.

Analis Kebijakan Div TIK Polri Kombespol Ir. Moch. Sjamsul Arief menyampaikan bahwa survei dilaksanakan selama dua hari, yakni Senin hingga Selasa, 26–27 Januari 2026, mulai pukul 07.00 Wita hingga selesai. “Survei ini difokuskan pada wilayah Kecamatan Batu Putih, Kecamatan Biduk-Biduk, serta Polsek Tanjung Redeb sebagai bagian dari program penguatan komunikasi berbasis pembiayaan luar negeri Tahun Anggaran 2022,” jelasnya.

Kombespol Sjamsul Arief menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan tim gabungan dari Div TIK Polri, Bid TIK Polda Kalimantan Timur, Polres Berau, Polsek jajaran, serta pihak penyedia PT Trutama Star. “Kami melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi site eksisting dan lokasi yang direncanakan untuk mendukung sistem jaringan komunikasi kepolisian di wilayah perbatasan,” ungkapnya.

Dari hasil survei di Site Existing Batu Putih, tim merekomendasikan pemasangan satu unit repeater pada tower milik Telkomsel. “Space pemasangan tersedia, dengan rencana penempatan antena omni di ketinggian 60 hingga 65 meter, serta pembangunan outdoor housing untuk perangkat repeater guna mendukung jaringan komunikasi Polsek Talisayan dan Polsek Biduk-Biduk,” tambahnya.

Sementara itu, hasil pengecekan di Site Tanjung Perepat menunjukkan bahwa lokasi tersebut dinilai terlalu dekat dengan Site Biduk-Biduk, sehingga perlu kajian lanjutan. Adapun untuk Polsek Tanjung Redeb, tim mengusulkan pendirian tower milik Polri di sekitar eks ruang tahanan atau lapangan bola voli guna mendukung kemandirian jaringan komunikasi.

Kombespol Sjamsul Arief juga menyoroti beberapa catatan penting, di antaranya kondisi tower yang kurang terawat, area sekitar tower yang ditumbuhi rumput liar, seringnya terjadi pemadaman listrik, serta kondisi operasional VPN yang perlu dipastikan kembali. “Seluruh temuan ini akan menjadi bahan evaluasi dan perencanaan lanjutan agar sistem komunikasi Polri di wilayah perbatasan dapat berjalan optimal,” tegasnya.

“Kami berharap hasil survei ini dapat segera ditindaklanjuti demi mendukung tugas kepolisian yang presisi, khususnya di wilayah perbatasan dan pulau terluar,” pungkasnya.

Humas Polres Berau

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *